SELAMAT TINGGAL TARLING
Jika melihat secara kuantitas perkembangan musik di Indramayu berkembang sangat pesat. Jika dulu orang-orang indramayu hanya menyukai musik khasnya sendiri yaitu tarling dangdut. Kini semua segmen masyarakat indramayu mulai beralih kepada musik-musik anak muda atau biasa kita sebut pop (popular). Di satu sisi memang merupakan bukti berkembangnya zaman tapi disisi lain semakin memudarkan dan menjauhkan masyarakat dari budaya musik khasnya yaitu tarling dangdut. Saat ini kita akan semakin jarang menjumpai orang-orang yang menyanyikan lagu daerahnya. Adanya kita akan mendengarkan lagu-lagu band ternama seperti peterpan, st12, kangenband dan sebagainya.
Melihat ruang lingkup terkecil di sebuah desa kecil di Indramayu yaitu Lajer. Kita akan menjumpai banyaknya perubahan yang cukup signifikan. Ini semua tidak lain akibat masuknya Teknologi seperti TV, Radio, HP, Internet atau sejenisnya yang dengan sangat mudah kita mengakses musik-musik yang sedang popular. Namun yang saat ini berkembang cukup pesat di desa Lajer adalah budaya HP. Dengan semakin murahnya harga HP orang-orang mulai mampu untuk membeli hape terutama yang bias untuk memutar musik. Hamper semua masyarakat lajer dari mulai yang bau kencur sampai yang peot-peot sudah memegang yang namanya HP. HP sepertinya sudah menjadi
Sangat mustahil saat ini jika kita mendengarkan musik-musik di HP seperti Tarling. Yang ada kita akan mendengarkan lagu-lagunya kangenband, BCL, peterpan, padi dan sejenisnya. Karena pengaruh tersebut saat ini banyak anak-anak muda lajer mulai mencoba-coba membentuk band. Meskipu dengan modal kocek pas-pasan mereka semua mempunya mimpi tinggi seperti band-band yang sudah tenar lebih dulu.
Seakan terinspirasi dari band-band popular mereka semua membuat lagu-lagu yang sepertinya gak jauh-jauh beda dari lagu-lagu yang sudah ada. Secara kualitas dunia musik di indramayu masih berjalan stagnan alias belum ada perubahan dalam hal membuat lagu. Namun secara kuantitas mungkin saat ini telah berdiri ribuan band-band pendatang baru diwilayah indramayu. Oleh karena itu jika kita menginginkan kemajuan dalam bermusik harus mampu membuat yang beda lain dari yang lain. Apakah kita mampu. Itu menjadi PR bagi kita semua…………red.(nawir).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar